Cerita Pemilik Usaha Pijat Gaul di Solo, Meski Hasil Sepi Terkadang Cuma Dibayar Kopi Bagi Driver Ojol Apapun Hasilnya Tetap Disyukuri Apalagi Bisa Berbagi

Masyarakat Kota Solo dan sekitarnya tentu sudah tidak asing lagi dengan spanduk bertuliskan ‘Pijat Gaul’.

Spanduk tersebut tergolong unik karena digambar secara manual dan bisa sama persis.

Tim mendatangi pemilik usaha pijat gaul tersebut di kawasan rumahnya, Mendungan RT 01 RW 05, Mendungan, Kartasura Sukoharjo.

Adalah Hari Anto (40) sang pemilik usaha pijat tersebut.

Hari mengatakan, dirinya sering mangkal di kawasan Purwosari, Solo.

Namun, ternyata setiap pagi sebelum ke Solo, dia sering memijat para driver ojek online (ojol) di kawasan rumahnya.

“Hampir setiap pagi saya mijat disini (warung dekat rumahnya) pelanggannya kebanyakan ojol dan ada warga sekitar,” papar dia.

Sementara itu, seorang Driver ojol bernama Sigit mengatakan, dirinya memang sering mampir menemui Hari.

“Saya sering dipijat di sini, sambil nunggu orderan atau kalau badan cape saya merasa cocok dipijat disini,” ujar Sigit.

Bahkan, soal tarif pijat, Hari tidak pernah memberikan patokan pada para driver, kadang hanya dibayar dengan segelas kopi.

Namun, kadang Hari juga tidak mau diberikan imbalan.

“Dia tidak memasang tarif, kadang saya tidak bayar, berapapun dia terima,” katanya.

“Yang penting dia happy kami happy dan nambah relasi,” tandasnya

Tags: #berita #inspirasi #viral